Mengapa Harus Menggunakan Semen Instan Daripada Penyemenan Konvensional (Kelebihan Dan Kekurangan)

Di era sekarang ini, pertumbuhan pembangunan semakin pesat. Perumahan, gedung bertingkat, renovasi bangunan sekolah, dan masih banyak pembangunan fasilitas umum lain. Hal tersebur membuat banyak orang memastikan bahan bangunan yang digunakan berkualitas namun disertai dengan harga yang lebih murah.
Salah satu material yang digunakan adalah semen. Semen adalah material vital yang digunakan dalam membangun rumah ataupun bangunan lainnya. Selain semen, bahan campuran lainnya yang dibutuhkan adalah pasir. Saat melakukan proses pembangunan, campuran material haruslah sesuai takaran yang pas agar bangunan kokoh. Saat ini telah tersedia pilihan yang lebih praktis lagi , yaitu menggunakan mortar/ semen instan. Semen instan adalah semen campuran semen, pasir, filler, dan zat additive yang takarannya sudah pas dan campuran bahannya telah homogen sehingga bangunan yang dihasilkan lebih kokoh dan tahan terhadap retak rambut dikarenakan campuran bahan mortar lebih menyatu dibandingkan penyemenan konvensional.
Lalu apalagi perbedaan dalam menggunakan semen instan dibadingkan dengan konvensional?

Terdapat 4 parameter yang bisa diperhitungkan perbandingannya, yaitu:

1. Anggaran Biaya

Proses pembangunan biasanya menganggarkan untuk pembelian pasir,kapur, dan semen secara terpisah. Hal tersebut menjadikan biaya yang dikeluarkan saat menggunakan semen konvensional jauh lebih mahal dibandingkan penggunaan mortar. Anggaran ketika menggunakan mortar tidak menyebabkan pembengkakan biaya. Apalagi ketika melakukan penyemenan konvensional pasir yang digunakan bisa saja masih tersisa, sedangkan mortar komposisinya sudah sesuai sehingga menjadi lebih ekonomis.

Selain hal diatas, penggunaan mortal juga jauh lebih murah dikarenakan kita tidak harus membayar tukang terlalu banyak, dikarenakan penggunaan semen instan lebih praktis daripada penyemenan tradisional.

2. Lingkungan proyek lebih bersih

Penggunaan semen instab menjadikan lingkungan proyek lebih rapi dan bersih, dikarenakan ketika menggunakan mortar, tidak ada lagi timbunan pasir yang menggunung dan berserakan. Juga, sudah tidak lagi pengadukan semen dan pasir dilapangan seperti halnya penyemenan konvensional, sehingga proyek terlihat ringkas.

3. Ketahanan Bangunan

Material yang digunakan dalam pembangunan haruslah bagus dan berkualitas. Komposisi yang dibutuhkan juga harus tepat takarannya. Penyemenan menggunakan mortar lebih terjamin dibandingkan penyemenan konvensional, dikarenakan dalam satu zak mortar campuran material yang terkandung sudah sesuai takaran, hal tersebut menjadikan bangunan lebih kokoh dan tahan terhadap retak rambut.

4. Waktu Pengerjaan

Pengerjaan menggunakan mortar jauh lebih efisien dibandingkan penyemenan secara konvensional, hal tersebut dikarenakan penyemenan konvensional menggunakan tambahan seperti kapur, pasir, dan air yang lebih banyak sehingga waktu keringnya lebih lama. Berbeda dengan penyemenan menggunakan mortar, air yang digunakan sudah ada takaran tepatnya, sehingga waktu pengeringan lebih cepat.

Selain itu, penyemenan konvensional membutuhkan lebih banyak waktu untuk pengayaan pasir, pengadukan semen dengan pasir yang dimana hal tersebut sudah tidap diperlukan saat menggunakan semen instan.

Fortem adalah merk bahan bangunan yang diproduksi menggunakan teknologi modern dan quality control terbaik sehingga menghasilkan produk dengan kualitas unggul. Fortem mengutamakan pelayanan yang terbaik untuk konsumen, sehingga produk Fortem tersebar di Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, dan akan menjangkau seluruh Indonesia.